Pernahkah kamu, merasa tidak merasakan apa-apa.
Walaupun lidah bergerak dan memproduksi kata-kata.
Tak bergetar di dalam rasanya.
Bahkan sampai lelah mencari tahu dan menjelaskan pada dirimu sendiri.
tak merasa apa-apa
Sebab mati rasa.
Perasaan yang bisa datang ketika terlalu sakit. terlalu kecewa, terlalu tertekan
Kadang bahkan rasa sakit.kecewa, tekanan itu sudah tak dapat dirasakan.
Bukan. Bukan kebal.
Tapi mati rasa.
Kalau kebal kamu tak menyerah tuk merasa lagi.
Tapi ini mati rasa.
Perasaan yang tak bisa merasakan apa-apa.
Tak tahu apa yang dirasa.
Tak jelas rasanya, tanpa garam apalagi merica.
Seakan tak berbumbu.
Padahal sudah sesuai resep.
Karena bahannya sudah terlalu banyak hingga mau tumpah.
Tak merasa pusing, sesak, apalagi mual.
Tak merasa marah, benci, apalagi dendam.
Tak tau berbuat apa, tak tau apa yang mesti diungkap.
Tak bisa merasa.
Tak bisa menambah titik ini menjadi dua.
Sial,ini perasaan apa?
Ya mati rasa.
Tapi perasaan ini membuat pelaku tidak eksis.
Ya sudah diam saja sampai bernafas lagi.
Sampai bisa membedakan mana sedih mana gembira.
Sampai bisa membedakan mana marah mana maaf.
Sampai bisa terstimulasi lagi untuk berdenyut.
Sebab kamu tidak akan berdenyut sampai kamu merasa.
Merasa sesuatu.
Damn.aku mati rasa.
Ada yang tahu bagaimana cara menghidupkannya lagi?
kau duduki tangan kanan itu rupanya?